27 April 2013

Sekelumit Kisah Perjalanan Ustad Gaul


MAKA APABILA TELAH DATANG AJALNYA MEREKA TIDAK DAPAT MENGUNDURKANNYA BARANG SESAATPUN DAN TIDAK DAPAT ( PULA ) MEMAJUKANNYA Qs. 7 : 34

Duka terasa, saat seorang yang bermanfaat kepada umat. Dengan khas dakwahnya , beliau banyak memberikan warna yang berbeda. Warna yang berbeda terhadap dunia dakwah  Islam, beliau membahasakan dakwah dengan bahasa anak muda, karena beliau memang masih muda. 

sekelumit Kisah Perjalanan Ustad Gaul


seperti yang dikutip dari Seruu.com, barometer berita terkini yang menyajikan berita panas, penting, perlu dan seruu. Ustadz jefry merupakan anak ketiga dari lima bersaudara, pasangan dari almarhum H ismail Modal dan Ustzh Hj Tatu Mulyana. Beliau mendapat pendidikan islam sejak kecil. Sejak usia,Beliau tampil di gelanggang MTq (Musabaqoh Tilawatil Quran) dan berhasil meraih prestasi bagus.

Ustad Gaul juga mengacap pendidikannya di Pondok Pesantren el-Qolam Gintung, Tangerang. Setelah tamat dari pondok tersebut, Uje melanjutkan pendidikannya ke madrasah aliyah, disini lah beliau menemukan arena tuk mencari jati diri.

Pada usia ini, Ustad Jefry terjerumus kehidupan malam, sering dugem, masuk jauh kekalangan pemakai narkoba. Bahkan setelah tamat kuliah di jurusan penyiaran, beliau makin jadi, Ustad Gaul pernah menjadi dancer alias penari.

pada tahun 1991, Uje pernah meraih predikat pemeran terbaik pria dalam sinetron yang diselenggarakan TVRI. Ini menandakan bahwa Ustad Gaul itumemiliki bakat kesenian memadai.

Ustad penuh petualangan itu akhirnya menemukan pelabuhan hatinya, wanita idamannya, ya, wanita beruntung tersebut adalah Pipik Dian Dewi model gadis sampul majalah aneka pada tahun 1995 asal semarang. Yang menyolok, saat itu Uje masih sangat dekat dengan kalangan pemakai narkoba. Mereka menikah pada 1999, sehingga menghasilkan tiga anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.

Awal mula dia berubah haluan menjadi pendakwah dari seorang berlatar kehidupan kelam adalah saat dia diajak berumroh oleh ibu dan kakak kandungnya. Sepulang dari situ, abang kandungnya, almarhum Abdullah Riyad, menghendaki dia menjadi pendakwah juga.

Dari situlah, Jeffri mendapat pelabuhan iman sejatinya. Dia juga menemukan identitasnya dalam berdakwah, walau kalangan yang dia hadapi beraneka, namun anak muda menjadi seperti mendapat contoh nyata, agar jangan sempat menyia-nyiakan waktu seperti yang pernah dia alami.

Bukan cuma dakwah di podium atau pengajian yang dia amalkan, karena dia juga mendakwah melalui lagu-lagu yang islami; ditandai debut pertamanya, Lahir Kembali, pada 2006. Di antara musisi yang pernah bareng dia menyanyikan lagu-lagu islami ini adalah Opick dan Ungu, tertuang dalam mini album Ungu bertajuk Para Pencari-Mu (2007). [ant/mal]
Disqus Comments